Powered By Blogger

Sabtu, 11 Mei 2013

Rasanya Jatuh Cinta

Jatuh Cinta


Diakui atau tidak, setiap orang pasti pernah merasakan jatuh cinta. Pada dasarnya jatuh cinta merupakan salah satu proses menuju kedewasaan. tergantung bagaimana kita mengelola rasa jatuh cinta kita tersebut sehingga berdampak positif bagi kehidupan kita. Bagi yang sudah berpengalaman, tanda - tanda jatuh cinta bisa dilihat dengan kasat mata. Namun, tidak sedikit juga orang yang pintar menyembunyikan tanda - tanda bahwa mereka sedang jatuh cinta. Padahal jatuh cinta merupakan hal yang sangat wajar karena pada dasarnya mencintai dan dicintai merupakan kebutuhan afeksional atau  kebutuhan dasar sebagai manusia.

Tanda - tanda jatuh cinta:

LEBIH SERING MENANYAKAN KABAR

Pada saat kita sedang jatuh cinta, pasti kita selalu ingin tahu kabar serta apa yang dilakukan si dia. Sehingga tanpa disadari kita akan lebih sering menanyakan kabar serta menanyakan apa yang sedang dia lakukan. Apalagi dengan teknologi telepon seluler (hp) yang bisa dengan cepat tersambung dengan si dia. Dengan mengetahui kabar dari si dia, hati kita akan terasa tenang dan tentram.

SERING MERASA CEMAS, RESAH, DAN GELISAH

Ada pepatah yang mengatakan bahwa jatuh cinta akan membuat kita jadi tidak enak makan dan tidak enak tidur. Dan memang begitulah kenyataannya. Pada saat kita jatuh cinta, kita akan sering merasa cemas, resah, serta gelisah, terlebih bila seharian tidak melihat wajah si dia atau tidak mendengar kabar darinya. Ini yang akan membuat kita menjadi salah tingkah sehingga malah mengakibatkan kita jadi tampak aneh di depan teman - teman kita.

SUSAH MEMEJAMKAN MATA

Nah, siapapun yang sedang jatuh cinta tidak akan pernah bis tidur nyenyak selama hati masih penasaran dengan si dia. Rasanya sih ingin mimpiin dia. Tapi apa ada daya, untuk memejamkan mata saja susahnya setengah mati. Ingin tahu kenapa? karena hati dan pikiran kita tidak pernah bisa berhenti memikirkan si dia. Kita akan selalu membayangkan bila kita bisa berduaan dengan si dia hingga akhirnya membuat mata menjadi sulit terpejam.

LEBIH SERING MERASA BERDEBAR - DEBAR BILA BERSAMA SI DIA

Bohong banget kalau kita tidak merasa berdebar - debar bila sedang bersama si dia. Yang ada kita jadi salah tingkah, keringat dingin, serta terkadang kita tidak sanggup berkata - kata. Yang pasti, kita akan lebih sering menunduk dan curi - curi pandang. Ingin segera lari menghindar karena malu, namun disisi lain kita juga tidak mau melewatkan momen istimewa bersama si dia.

SERING MERASA CEMBURU

Dalam urusan percintaan, cemburu itu penting banget. Namun yang ada malah selama kita jatuh cinta, kita sering memiliki rasa cemburu yang berlebihan jadi malah kelihatan kalau kita tidak rasional. Hal - hal sepele bisa memicu rasa cemburu kita. Bahkan terkadang bila si dia sedang bersama sahabatnya yang sesama jenis juga bisa memicu rasa cemburu kita. Memanage rasa cemburu selama kita jatuh cinta itu sangat penting supaya si dia tidak jadi kabur karena rasa cemburu kita yang terlalu berlebihan.

SELALU INGIN BERTEMU

Siapa sih yang tidak ingin selalu bersama si dia? kita pasti akan selalu mencari alasan untuk selalu bertemu dan berdekatan dengan si dia. Nahkan bagi yang pacaran model backstreet pasti lebih memilih untuk bertemu secara sembunyi sembunyi dengan si dia.

KANGEN TIADA AKHIR

Berlebihan ya? tapi memang seperti itu kenyataannya. Tiada hari tanpa kangen. Terlebih bila si dia berlainan kota, kita bisa jadi gila karena rasa kangen ini. Untuk meminimalisir dampak negatif dari rasa kangen, sebaiknya kita banyak melakukan aktivitas yang positif sehingga rasa kangen kita bisa tersalurkan pada aktivitas kita tersebut.

Mendefinisikan Rasanya Jatuh Cinta

*Kalau berada di dekat si dia rasanya ingin memeluknya, ingin menyayangnya, ingin dekat dekat terus dan meremas remas jemarinya. Selalu keceplosan memuji ketampanannya, dandanan atau penampilannya. Yang kerenlah, yang manislah, yang menyenangkanlah. Pokoknya selalu terlempar pujian setengah nggombal. Bukan! Ini bukan cinta. Ini hanya nafsu. Cinta itu ketika dekat dengannya rasanya tenang, tentram dan nyaman bahagia yang tak bisa di ungkapkan dengan kata-kata. Kalaupun memuji ketampanannya hanya bisa dikatakan dalam hati sambil menelan ludah “oh gantengnya” tapi yang keluar dari mulut malah sebaliknya - mencela “tumben hari ini kucel, cuci muka sana”, “bajumu aneh banget, gak pantes” atau “tampangmu kayak habis kalah judi, habis darimana sih”. Selalu tak bisa memilih kata kata yang manis, karena rasa manis itu tetap bersembunyi di sini, di hati ini. Itulah jatuh cinta.
*Kalau sedang ditatap oleh si dia rasanya jantung ini semakin bedebar debar tak karuan. Selalu ingin balas menatapnya lekat-lekat. Supaya dia tau kita juga meresponnya. Supaya dia tau kita juga ada mau dengannya. Bukan! Ini bukan cinta. Ini hanya nafsu. Cinta itu ketika dia menatap maka kita tersipu malu dan menghidar dari tatapannya. Memalingkan muka dan ingin cepat cepat pergi darinya. Segera lari ke kamar dan mencari cermin. Meyakinkan diri di depan cermin kalau kita sebenarnya memang layak untuk ditatap. Itulah jatuh cinta.
*Kalau mendapat sms darinya kita langsung membalasnya cepat cepat. Tanpa pikir panjang tanpa menelaah baik baik apa isinya. Pikiran keburu melayang yang akhirnya dikuasai oleh perasaan GR, merasa sedang dicintai dan kita pun ingin sesegera mungkin mengantarkan cinta kita lewat balasan pesan singkat itu. Bukan! Ini bukan cinta. Ini hanya nafsu. Cinta itu ketika kita mendapat sms darinya pasti akan memandangi sms itu berlama lama lalu mengangkan kata kata yang ada dibalik sms itu. Untuk membalasnya pasti butuh waktu yang lama, karena akan banyak mengahpus kata dan mencari pilihan kata yang paling tepat. Itulah jatuh cinta.

*Kalau berpapasan dengannya maka akan belama lama ngobrol dan mencari cari topik untuk dibicarakan. Merasa senang sekali kalu dia juga menanggapi topik pembicaraan kita. Mata kita akan berbinar binar mendengar setiap gerakan bibirnya saat menanggapi obrolan kita. Makin dia menahan kita dengan dialog panjang lebar maka makin berdebar debarlah jantung kita. Bukan! Ini bukan cinta. Ini hanya nafsu. Cinta itu ketika kita berpapasan dnegannya pasti akan kaget dan ingin segera berlalu. Menyapa seperlunya karena takut mulut ini tiba tiba mengeluarkan semua isi hati. Bibir terasa kaku dan bergetar. Kentara sekali kalo wajah ini tiba tiba jadi pucat pasi. Rasanya ingin segera melewatinya saja dan lalu berbalik badan setelah berhadil melaluinya. Sesaat kemudian akan merasa puas dengan melihat bagian punggungnya saja. Menghela nafas panjang dan berharap menemukan kata ”punggung ini merindukan pelukmu” yang tertulis di atas punggung itu, lalu mentertawakan diri sendiri karena telah mengharapkan sesuatu yang bodoh. Itulah jatuh cinta.

*Kalau tau si dia ternyata mencintai orang lain dan hanya menganggap kita teman maka kita akan menangis tersedu sedu dan merasa sangat kehilangan. Berusaha sebaik mungkin untuk memperbaiki diri supaya bisa diterima dan dia segera berpaling ke kita. Belajar dan mempelajari apa yang dia mau. Berkorban demi menjadi apa yang dia mau. Selalu berdalih cinta itu pengorbanan maka pengorbanan harus dilakukan sebelum janur kuning melengkung. Bukan! Ini bukan cinta. Ini hanya nafsu. Karena cinta itu bukan ajang untuk memenagkan pertandingan memperebutkan seseorang. Cinta itu dengan lapang dada menerima kenyataan kalau dia memang tak cinta kita. Karena cinta itu bukan hanya milik kita dan dia. Cinta juga milik mereka yang membutuhkan cintanya. Cinta itu harapan untuk mendapatkan apa yang memang benar berhak dan pantas kita dapatkan. Itulah jatuh cinta.
Itulah cinta dan jatuh cinta. Terasa sangat manis bila dibicarakan tapi berasa pahit bila dirasa. Tiap orang punya citarasa dan nuansa tersendiri. Yang unik. Yang menggelikan. Yang lucu. Atau yang penuh haru. Semua itu adalah warna warni kehidupan. Dan di dalamnya tersimpan berjuta cerita. Jatuh Cinta oh . . . . Indahnya . . . .