Powered By Blogger

Jumat, 05 Desember 2014

Kisah Perjalanan Khalifah Abu Bakar

Khalifah Abu Bakar

Muhammad wafat tanpa meninggalkan pesan siapa yang harus menggantikannya sebagai pemimpin umat.. Beberapa kerabat Rasul berpendapat bahwa Ali bin Abu Thalib - misan dan menantu yang dipelihara Muhammad sejak kecil-yang paling berhak. Namun sebagian kaum Anshar, warga asli Madinah, berkumpul di Balai Pertemuan (Saqifa) Bani Saudah. Mereka hendak mengangkat Saad bin Ubadah sebagai pemimpin umat.
Ketegangan terjadi. Abu Bakar, Umar dan Abu Ubaidah datang untuk mengingatkan mereka. Perdebatan terjadi, sampai dua tokoh Muhajirin dan Anshar -Abu Ubaidah dan Basyir anak Saad-membaiat Abu Bakar. Umar menyusul membaiat. Demikian pula yang lainnya. Pertikaian selesai. Selasa malam menjelang salat Isya -setelah Muhammmad dimakamkan-Abu Bakar naik ke mimbar di masjid Nabawi. Ia mengucapkan pidato pertamanya sebagai khalifah. Pidato yang ringkas dan dan berkesan di kalangan umat. Itu terjadi pada Juni 632, atau 11 Hijriah.
Abu Bakar adalah orang pertama di luar kerabat Rasul yang memeluk Islam. Ia dikenal sebagai orang yang selalu membenarkan ucapan Muhammad. Ketika orang-orang menghujat Muhammad karena mengatakan baru mengalami Isra' Mi'raj, Abu Bakar menyatakan keyakinannya terhadap peristiwa itu. Ia menyiapkan perjalanan serta mengawani Muhammad saat hijrah ke Madinah. Ia juga menikahkan putrinya, Aisyah, dengan Rasul.
Namun tak berarti kepemimpinan Abu Bakar mulus. Meninggalnya Muhammad menimbulkan pembelotan besar-besaran dari berbagai kabilah yang baru masuk Islam. Mereka tidak lagi patuh pada pemerintahan di Madinah. Beberapa orang malah menyatakan diri sebagai Nabi. Aswad Al-Insa di Yaman yang menyatakan diri sebagai Nabi dan membolehkan orang tidak salat dan berzina, telah dibunuh oleh orang dekatnya saat Rasulullah sakit. Sekarang ada Tulaihah dan Musailama yang berbuat serupa.
Di Madinah pun, Abu Bakar berselisih pendapat dengan Fatimah, putri Muhammad, mengenai cara pengelolaan uang negara. Keluarga Rasul -termasuk Ali bin Abu Thalib-baru mengakui kepemimpinan Abu Bakar enam bulan kemudian, setelah Fatimah wafat.
Tugas pertama yang dilakukan Abu Bakar adalah melaksanakan amanat Rasul: memberangkatkan pasukan Usama bin Zaid ke arah Palestina dan Syam. Ia sendiri dalam usia 61 tahun-- kemudian memimpin tentara menggempur Tulaiha. Operasi militernya sukses. Setelah itu, Abu Bakar membentuk 11 regu untuk menaklukkan kabilah-kabilah yang menolak membayar zakat. Yakni dari Tihama di Laut Merah, Hadramaut di ujung Lautan Hindia, sampai ke Oman, Bahrain, Yamama hingga Kuwait di Teluk Persia.
Pertempuran paling sengit terjadi melawan pasukan Musailama yang memiliki 40 ribu pasukan. Tentara dari Madinah sempat hancur. Berkat kecerdikan panglima Khalid bin Walid, mereka memukul balik lawan. Seorang tentara Khalid, Al-Barak, berhasil melompati benteng Al-Hadikat dan membuka pintu dari dari dalam. Musailama tewas.
Pasukan Khalid kemudian bergerak ke Utara, menuju lembah Irak yang saat itu dikuasai kerajaan besar Persia. Pada 8 Hijriah, Raja Persia Kisra merobek-robek surat yang dikirimkan Muhammad. Rasul lalu menyebut Allah akan merobek-robek kerajaan Persia pula. Saat itu tiba melalui tangan Khalid bin Walid yang hanya membawa sedikit pasukan. Dalam perang di Allais tercatat 70 ribu orang tewas. Setelah itu Kerajaan Hira pun ditaklukkan. Jadilah seluruh wilayah Irak sekarang masuk dalam wilayah kekhalifahan Abu Bakar.
Setelah itu, Khalifah Abu Bakar mengirim 24.000 pasukan ke arah Syria, di bawah komando empat panglima perang. Mereka bersiap menghadapi 240.000 pasukan Romawi -kekuatan terbesar di dunia pada masa itu-yang diperintah Heraklius. Abu Bakar menetapkan Yarmuk sebagai pangkalan mereka. Ia juga memerintahkan Khalid bin Walid -yang berada di wilayah Irak-untuk pergi ke Yarmuk dan menjadi Panglima Besar di situ. Sebanyak 9000 pasukan dibawanya.
Abu Bakar mencatat banyak keberhasilan. Di jazirah Arab, ia telah berhasil menyatukan kembali umat Islam yang pecah setelah rasul wafat. Di masanya pula, Islam mulai menyebar ke luar jazirah Arab. Meskipun demikian, ia tetap dikenal sebagai seorang yang sederhana. Ia hidup sebagaimana rakyat. Tetap pergi sendiri ke pasar untuk berbelanja, serta tetap menjadi imam salat di masjid Nabawi.
Selama dua tahun tiga bulan memimpin umat, ia hanya mengeluarkan 8.000 dirham uang negara untuk kepentingan keluarganya. Jumlah yang sangat sedikit untuk ukuran waktu itu sekalipun. Ia juga memerintahkan pengumpulan catatan ayat-ayat Quran dari para sekretaris Rasul. Catatan-catatan itu dikumpulkan di rumah Hafsha, putri Umar. Abu Bakar meninggal dalam usia yang hampir sama dengan Rasul, 63 tahun.

sumber: media ta'lim dan rangkuman kajian Islam.







 Blok F Perumahan Graha Prima Tambun Bekasi


Senin, 22 September 2014

Sliramu



Nalika Sepi
Pasuryanmu sing bening
Tumiba ing banyu mili turut pletheking surya
Saya suwe tansaya adoh
Ninggalake sepi
Tan ana sabawa gumrisiking alang alang
Aku mung bisa nyawang
Pasuryanmu sing kagawa banyu mili turut kali
Nganti datan katon kasaput pedut
.
                                                                     Wonosobo,  Sept 2014




































Sabtu, 11 Mei 2013

Rasanya Jatuh Cinta

Jatuh Cinta


Diakui atau tidak, setiap orang pasti pernah merasakan jatuh cinta. Pada dasarnya jatuh cinta merupakan salah satu proses menuju kedewasaan. tergantung bagaimana kita mengelola rasa jatuh cinta kita tersebut sehingga berdampak positif bagi kehidupan kita. Bagi yang sudah berpengalaman, tanda - tanda jatuh cinta bisa dilihat dengan kasat mata. Namun, tidak sedikit juga orang yang pintar menyembunyikan tanda - tanda bahwa mereka sedang jatuh cinta. Padahal jatuh cinta merupakan hal yang sangat wajar karena pada dasarnya mencintai dan dicintai merupakan kebutuhan afeksional atau  kebutuhan dasar sebagai manusia.

Tanda - tanda jatuh cinta:

LEBIH SERING MENANYAKAN KABAR

Pada saat kita sedang jatuh cinta, pasti kita selalu ingin tahu kabar serta apa yang dilakukan si dia. Sehingga tanpa disadari kita akan lebih sering menanyakan kabar serta menanyakan apa yang sedang dia lakukan. Apalagi dengan teknologi telepon seluler (hp) yang bisa dengan cepat tersambung dengan si dia. Dengan mengetahui kabar dari si dia, hati kita akan terasa tenang dan tentram.

SERING MERASA CEMAS, RESAH, DAN GELISAH

Ada pepatah yang mengatakan bahwa jatuh cinta akan membuat kita jadi tidak enak makan dan tidak enak tidur. Dan memang begitulah kenyataannya. Pada saat kita jatuh cinta, kita akan sering merasa cemas, resah, serta gelisah, terlebih bila seharian tidak melihat wajah si dia atau tidak mendengar kabar darinya. Ini yang akan membuat kita menjadi salah tingkah sehingga malah mengakibatkan kita jadi tampak aneh di depan teman - teman kita.

SUSAH MEMEJAMKAN MATA

Nah, siapapun yang sedang jatuh cinta tidak akan pernah bis tidur nyenyak selama hati masih penasaran dengan si dia. Rasanya sih ingin mimpiin dia. Tapi apa ada daya, untuk memejamkan mata saja susahnya setengah mati. Ingin tahu kenapa? karena hati dan pikiran kita tidak pernah bisa berhenti memikirkan si dia. Kita akan selalu membayangkan bila kita bisa berduaan dengan si dia hingga akhirnya membuat mata menjadi sulit terpejam.

LEBIH SERING MERASA BERDEBAR - DEBAR BILA BERSAMA SI DIA

Bohong banget kalau kita tidak merasa berdebar - debar bila sedang bersama si dia. Yang ada kita jadi salah tingkah, keringat dingin, serta terkadang kita tidak sanggup berkata - kata. Yang pasti, kita akan lebih sering menunduk dan curi - curi pandang. Ingin segera lari menghindar karena malu, namun disisi lain kita juga tidak mau melewatkan momen istimewa bersama si dia.

SERING MERASA CEMBURU

Dalam urusan percintaan, cemburu itu penting banget. Namun yang ada malah selama kita jatuh cinta, kita sering memiliki rasa cemburu yang berlebihan jadi malah kelihatan kalau kita tidak rasional. Hal - hal sepele bisa memicu rasa cemburu kita. Bahkan terkadang bila si dia sedang bersama sahabatnya yang sesama jenis juga bisa memicu rasa cemburu kita. Memanage rasa cemburu selama kita jatuh cinta itu sangat penting supaya si dia tidak jadi kabur karena rasa cemburu kita yang terlalu berlebihan.

SELALU INGIN BERTEMU

Siapa sih yang tidak ingin selalu bersama si dia? kita pasti akan selalu mencari alasan untuk selalu bertemu dan berdekatan dengan si dia. Nahkan bagi yang pacaran model backstreet pasti lebih memilih untuk bertemu secara sembunyi sembunyi dengan si dia.

KANGEN TIADA AKHIR

Berlebihan ya? tapi memang seperti itu kenyataannya. Tiada hari tanpa kangen. Terlebih bila si dia berlainan kota, kita bisa jadi gila karena rasa kangen ini. Untuk meminimalisir dampak negatif dari rasa kangen, sebaiknya kita banyak melakukan aktivitas yang positif sehingga rasa kangen kita bisa tersalurkan pada aktivitas kita tersebut.

Mendefinisikan Rasanya Jatuh Cinta

*Kalau berada di dekat si dia rasanya ingin memeluknya, ingin menyayangnya, ingin dekat dekat terus dan meremas remas jemarinya. Selalu keceplosan memuji ketampanannya, dandanan atau penampilannya. Yang kerenlah, yang manislah, yang menyenangkanlah. Pokoknya selalu terlempar pujian setengah nggombal. Bukan! Ini bukan cinta. Ini hanya nafsu. Cinta itu ketika dekat dengannya rasanya tenang, tentram dan nyaman bahagia yang tak bisa di ungkapkan dengan kata-kata. Kalaupun memuji ketampanannya hanya bisa dikatakan dalam hati sambil menelan ludah “oh gantengnya” tapi yang keluar dari mulut malah sebaliknya - mencela “tumben hari ini kucel, cuci muka sana”, “bajumu aneh banget, gak pantes” atau “tampangmu kayak habis kalah judi, habis darimana sih”. Selalu tak bisa memilih kata kata yang manis, karena rasa manis itu tetap bersembunyi di sini, di hati ini. Itulah jatuh cinta.
*Kalau sedang ditatap oleh si dia rasanya jantung ini semakin bedebar debar tak karuan. Selalu ingin balas menatapnya lekat-lekat. Supaya dia tau kita juga meresponnya. Supaya dia tau kita juga ada mau dengannya. Bukan! Ini bukan cinta. Ini hanya nafsu. Cinta itu ketika dia menatap maka kita tersipu malu dan menghidar dari tatapannya. Memalingkan muka dan ingin cepat cepat pergi darinya. Segera lari ke kamar dan mencari cermin. Meyakinkan diri di depan cermin kalau kita sebenarnya memang layak untuk ditatap. Itulah jatuh cinta.
*Kalau mendapat sms darinya kita langsung membalasnya cepat cepat. Tanpa pikir panjang tanpa menelaah baik baik apa isinya. Pikiran keburu melayang yang akhirnya dikuasai oleh perasaan GR, merasa sedang dicintai dan kita pun ingin sesegera mungkin mengantarkan cinta kita lewat balasan pesan singkat itu. Bukan! Ini bukan cinta. Ini hanya nafsu. Cinta itu ketika kita mendapat sms darinya pasti akan memandangi sms itu berlama lama lalu mengangkan kata kata yang ada dibalik sms itu. Untuk membalasnya pasti butuh waktu yang lama, karena akan banyak mengahpus kata dan mencari pilihan kata yang paling tepat. Itulah jatuh cinta.

*Kalau berpapasan dengannya maka akan belama lama ngobrol dan mencari cari topik untuk dibicarakan. Merasa senang sekali kalu dia juga menanggapi topik pembicaraan kita. Mata kita akan berbinar binar mendengar setiap gerakan bibirnya saat menanggapi obrolan kita. Makin dia menahan kita dengan dialog panjang lebar maka makin berdebar debarlah jantung kita. Bukan! Ini bukan cinta. Ini hanya nafsu. Cinta itu ketika kita berpapasan dnegannya pasti akan kaget dan ingin segera berlalu. Menyapa seperlunya karena takut mulut ini tiba tiba mengeluarkan semua isi hati. Bibir terasa kaku dan bergetar. Kentara sekali kalo wajah ini tiba tiba jadi pucat pasi. Rasanya ingin segera melewatinya saja dan lalu berbalik badan setelah berhadil melaluinya. Sesaat kemudian akan merasa puas dengan melihat bagian punggungnya saja. Menghela nafas panjang dan berharap menemukan kata ”punggung ini merindukan pelukmu” yang tertulis di atas punggung itu, lalu mentertawakan diri sendiri karena telah mengharapkan sesuatu yang bodoh. Itulah jatuh cinta.

*Kalau tau si dia ternyata mencintai orang lain dan hanya menganggap kita teman maka kita akan menangis tersedu sedu dan merasa sangat kehilangan. Berusaha sebaik mungkin untuk memperbaiki diri supaya bisa diterima dan dia segera berpaling ke kita. Belajar dan mempelajari apa yang dia mau. Berkorban demi menjadi apa yang dia mau. Selalu berdalih cinta itu pengorbanan maka pengorbanan harus dilakukan sebelum janur kuning melengkung. Bukan! Ini bukan cinta. Ini hanya nafsu. Karena cinta itu bukan ajang untuk memenagkan pertandingan memperebutkan seseorang. Cinta itu dengan lapang dada menerima kenyataan kalau dia memang tak cinta kita. Karena cinta itu bukan hanya milik kita dan dia. Cinta juga milik mereka yang membutuhkan cintanya. Cinta itu harapan untuk mendapatkan apa yang memang benar berhak dan pantas kita dapatkan. Itulah jatuh cinta.
Itulah cinta dan jatuh cinta. Terasa sangat manis bila dibicarakan tapi berasa pahit bila dirasa. Tiap orang punya citarasa dan nuansa tersendiri. Yang unik. Yang menggelikan. Yang lucu. Atau yang penuh haru. Semua itu adalah warna warni kehidupan. Dan di dalamnya tersimpan berjuta cerita. Jatuh Cinta oh . . . . Indahnya . . . .